- Advertisement -
Beranda Headline Diduga, PDAM Kuningan Tutup Mata Kerugian yang Dialami Warga Junjang

Diduga, PDAM Kuningan Tutup Mata Kerugian yang Dialami Warga Junjang

- Advertisement -

CIREBON,- Proyek pemasangan pipa air minum dari Kabupaten Kuningan ke Kabupaten Indramayu masih belum selesai. Masih berkepanjangan pula penderitaan warga terdampak pembangunan proyek tersebut, baik warga biasa maupun para petani. Penderitaan ini yaitu rusaknya jalan yang terlewati oleh adanya proyek tersebut.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, proyek yang menelan biaya miliyaran rupiah ini merupakan proyek yang dikerjalan oleh PT. Nol Dua Sembilan (029) telah merugikan warga Desa Junjang, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon. Kerugian ini pun dialami oleh PT. Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) atau yang lebih dikenal PG. Rajawali.

Dari temuan redaksi, beberapa warga mengeluhkan adanya proyek tersebut yang berjalan sejak tahun lalu. “Sering terjadi kecelakaan diwilayah ini, terutama para petani yang membawa pupuk untuk sawah mereka, ” ujar warga yang tidak ingin disebutkan namanya beberapa waktu lalu.

Masih menurut warga tersebut, pada awal pelaksanaan proyek pernah di stop karena tidak melakukan ijin, namun tetap berjalan. “Dulu pernah kami demo agar menyetop pekerjaan dan sempat berhenti namun jalan lagi, ” jelasnya.

Warga saat menunjukkan jalan rusak dan tetap dibiarkan oleh pihak pelaksana pekerjaan.

Berdasarkan hasil penelusuran redaksi, ditemukan informasi bahwa perbaikan jalan ini seharusnya segera dilaksanakan dari dana CSR PDAM Kuningan, namun hingga berita ini diturunkan belum ada tenggapan dari pihak PDAM Kuningan terkait dana CSR tersebut.

Redaksi pun melakukan penelusuran dan investigasi terhadap keberadaan PT. 029 seolah perusahaan siluman karena tidak ditemukan alamat jelas, hingga pihak PT. 029 pun belum bisa dikonfirmasi tanggapannya. (Red)

- Advertisement -
- Advertisement -
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -
Related News
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here